Langsung ke konten utama

Nomor Telepon

でんわばんごう
Denwa bangou
Nomor telepon


Doko - dimana
Nanban - nomor berapa
Denwa - telepon
Bangou - nomor
Sundeimasu - tinggal

Pola kalimat untuk nomor telepon

(+) subjek の denwa bangouは nomorです。
(?) subjekの denwa bangou は nanbanですか。

Pola kalimat untuk tempat tinggal

(+) subjek は tempat に すんでいます。
(?) subjek は doko に すんでいますか。

は Dibaca wa
のDibaca no
ですDibaca desu
ですかDibaca desuka
に Dibaca ni
すんでいますか Dibaca sundeimasu

Contoh 


  1. Tia san no denwa bangou wa nanban desuka. Berapa nomor telepon Tia ?
  2. Tia san no denwa bangou wa 628xxxxxx desu. Nomor telepon Tia adalah 628xxxxxx.
  3. Tia san wa doko ni sundeimasuka. Dimana tempat tinggal Tia ?
  4. Tia san wa Kuningan ni sundeimasu. Tempat tinggal Tia di Kuningan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Huruf Jepang

Ketika kita akan mempelajari suatu bahasa, hal penting yang harus kita ketahui sebelumnya adalah huruf abjad. Huruf-huruf abjad ini akan membentuk suatu kata hingga kalimat. Namun, dari sekian banyaknya bahasa di dunia ada beberapa bahasa yang menggunakan huruf abjad tidak sederhana. Contohnya bahasa Korea dan bahasa Jepang yang saat ini banyak dipelajari oleh berbagai kalangan di Indonesia. Tapi, saya hanya akan membahas huruf abjad yang digunakan di Negeri Sakura saja. Semoga bermanfaat. Ada 4 huruf Jepang yang bisa kita pelajari, yaitu : 1. Huruf Hiragana  Hiragana merupakan sebuah bentuk penyederhanaan dari huruf kanji yang telah digunakan China pada abad ke-5. Awalnya kaum elit jepang pada masa itu menolak untuk menggunakan huruf Hiragana dan hanya mau menggunakan huruf kanji saja. Tetapi, karena pada masa itu kaum perempuan di Jepang tidak diperkenankan untuk mempelajari huruf Kanji, maka kaum perempuan beralih untuk mempelajari huruf Hiragana. Hal itulah yang membu...

Salam/Sapaan

Ketika kita bertemu dengan seseorang, baik itu teman, keluarga, guru ataupun orang yang belum kita kenal, sebaiknya kita memberi salam atau sapaan sebagai bentuk penghargaan serta rasa menghormati atau bahkan menjalin keakraban dengan orang yang kita beri salam. Di jepang sendiri budaya memberi salam sangat dipelihara oleh masyarakatnya, mereka memberi/mengucapkan salam sambil melakukan ojogi (membungkukkan badan). Kata sapaan itu sering diucapkan di rumah antar sesama anggota keluarga ketika dipagi hari mereka berkumpul di meja makan dan hendak memulia aktivitas masing – masing. Begitu juga di tempat kerja, masyarakat Jepang sering menggunakan kata sapaan untuk menyapa sesama karyawan atau bahkan Bos ketika bertemu di lift atau pintu masuk perusahaan. Dalam lingkungan sekolah sapaan juga sering digunakan, jika kalian sering menonton anime Jepang, coba perhatikan kebiasaan mereka ketika bertemu teman – teman di gerbang sekolah.  Oleh sebab itu, mari kita lihat beberapa kat...